Kumpulan Artikel Pengetahuan Islam

Archive for Juli, 2012

Kucing Dalam Pandangan Islam dan Kedokteran

Sisa makanan kucing hukumnya suci. Hadis Kabsyah binti Ka’b bin Malik menceritakan bahwa Abu Qatadah, mertua Kabsyah, masuk ke rumahnya. Lalu, ia menuangkan air untuk wudhu. Pada saat itu, datang seekor kucing yang ingin minum. Lantas ia menuangkan air di bejana sampai kucing itu minum. Kabsyah berkata, “Perhatikanlah.” Abu Qatadah berkata, “Apakah kamu heran?” Ia menjawab, “Ya.” Lalu, Abu Qatadah berkata bahwa Nabi Saw pernah bersabda, “Kucing itu tidak najis. Ia binatang yang suka berkeliling di rumah (binatang rumahan),” (HR At-Tirmidzi, An-Nasa’i, Abu Dawud, dan Ibnu Majah).

Diriwayatkan dan Ali bin Al-Hasan, dan Anas yang menceritakan bahwa Nabi Saw pergi ke Bathhan suatu daerah di Madinah. Lalu, beliau berkata, “Ya Anas, tuangkan air wudhu untukku ke dalam bejana.” Lalu, Anas menuangkan air. Ketika sudah selesai, Nabi menuju bejana. Namun, seekor kucing datang dan menjilati bejana. Melihat itu, Nabi berhenti sampai kucing tersebut berhenti minum lalu berwudhu. Nabi ditanya mengenai kejadian tersebut, beliau menjawab, “Ya Anas, kucing termasuk perhiasan rumah tangga, ia tidak dikotori sesuatu, bahkan tidak ada najis.” (lebih…)

Keutamaan 10 Hari Bulan Ramadhan

Bulan ramadhan adalah merupakan bulan istimewa bagi orang-orang yang bertaqwa dan ladang amal bagi orang-orang shaleh,ramadhan bulan yang agung, Allah Subhanahu wa Ta’ala telah memuliakan-Nya di banding bulan-bulan lainnya. Bulan dilipatgandakan pahala dan diampuninya dosa-dosa kita.Allah Subhanahu wa Ta’ala juga memberikan kemuliaan kepada tiap sepuluh hari pada bulan ramadhan terutama sepuluh hari terakhir ramadhan.

Sebagian ulama membagi bulan ramadhan dengan tiga bagian,yaitu sepuluh hari pertama ramadhan dinamakan terbukanya pintu Rahmat Allah Subhanahu wa Ta’ala kepada hamba-hamba-Nya yang menunaikan shaum,Sepuluh hari kedua atau pertengahan dinamakan Magfirah yaitu di Ampuninya-Nya segala dosa-dosa oleh Allah Subhanahu wa Ta’ala, dan sepuluh hari terakhir bulan ramadhan dinamakan pembebasan dari api neraka. Sebagaimana yang diterangkan dalam hadist Rasulullah Shallallahu Alaihi wa Sallam’ : (lebih…)

Salah Satu Bukti Al Quran (QS Arruum [30] 2-5) tentang Perang Persia dan Romawi

Peristiwa kekalahan Romawi atas Persia itu terjadi di daerah Laut Mati, yang merupakan lokasi paling rendah di muka bumi

Telah dikalahkan bangsa Romawi di negeri yang terdekat. Dan, mereka sesudah dikalahkan itu akan menang dalam
beberapa tahun lagi. Bagi Allah-lah urusan sebelum dan sesudah (mereka menang). Dan, pada hari (kemenangan bangsa Romawi) itu, bergembiralah orang-orang yang beriman karena pertolongan Allah. Dia menolong siapa yang dikehendaki-Nya dan Dialah Maha Perkasa lagi Penyayang.” (QS Arruum [30] 2-5).

Ayat di atas menyampaikan berita kemenangan bangsa Romawi, kelompok ahli kitab, atas bangsa Persia yang musyrik dan tidak beriman kepada Allah. Bangsa Romawi yang dimaksudkan dalam ayat di atas, menurut sebagian ahli tafsir, adalah Romawi Timur yang berpusat di Konstantinopel.Sedangkan, yang dimaksud dengan Adna al-Ardli (negeri yang terdekat) dalam ayat di atas adalah terdekat ke negeri Arabv yaitu Syria dan Palestina sewaktu menjadi jajahan Kerajaan Romawi Timur.

Sebelumnya, bangsa Romawi berperang melawan bangsa Persia dan Romawi dikalahkan di negeri yang terdekat. Namun, beberapa tahun setelah peristiwa itu, bangsa Romawi berhasil mengalahkan bangsa Persia, sebagaimana keterangan ayat di atas.Romawi adalah suatu bangsa yang beragama Nasrani (ahli kitab) yang mempunyai kitab suci, sedangkan bangsa Persia beragama Majusi, yakni menyembah api dan berhala (musyrik). Kedua bangsa (Romawi dan Persia) ini saling berperang dan memerangi. Ketika tersiar kabar kekalahan bangsa Romawi oleh bangsa Persia, kaum musyrik Makkah menyambutnya dengan penuh sukacita karenamereka berpihak dan mendukung bangsa Persia. (lebih…)

“Baitul Ankabut” Sangat Rapuh?

Menguak rahasia Al Qur’an memang takkan pernah ada habisnya, yang ada makin terkagum-kagum. Ingin terus menggali dan terus menggali. Ibarat meminum air laut, makin diminum semakin haus. Aku akan kembali merangkum tentang ayat yang satu ini, yang juga dari dulu bikin aku penasaran. Dan semoga ada manfaatnya bagi kita semua. 🙂

Ayatnya yaitu :

“Perumpamaan orang-orang yang mengambil pelindung-pelindung selain Allah adalah seperti laba-laba yang membuat rumah. Dan sesungguhnya rumah yang paling lemah adalah rumah laba-laba kalau mereka mengetahui. (QS Al ‘Ankabuut : 41)”. 

Loh ada apa dengan laba-laba kok sampai disebutkan dalam ayat Al qur’an, betulkah rumah laba-laba paling lemah? (lebih…)

AIRMATA RASULULLAH SAW…

TetesanMuhammad itu tidak lain hanyalah seorang Rasul, sungguh telah berlalu sebelumnya beberapa orang Rasul. Apakah Jika dia wafat atau dibunuh kamu berbalik ke belakang (murtad)? Barangsiapa yang berbalik ke belakang, maka ia tidak dapat mendatangkan mudharat kepada Allah sedikitpun, dan Allah akan memberi balasan kepada orang-orang yang bersyukur.”
[Ali ‘Imran , ayat 144 ]
Tiba-tiba dari luar pintu terdengar seorang yang berseru mengucapkan salam. “Bolehkah saya masuk?” tanyanya. Tapi Fatimah tidak mengizinkannya masuk, “Maafkanlah, ayahku sedang demam,” kata Fatimah yang membalikkan badan dan menutup pintu.

Kemudian ia kembali menemani ayahnya yang ternyata sudah membuka mata dan bertanya pada Fatimah, “Siapakah itu wahai anakku?” “Tak tahulah ayahku, orang sepertinya baru sekali ini aku melihatnya,” tutur Fatimah lembut.

(lebih…)

Mukjizat Tidur

Dalam studi baru-baru ini (yang diterbitkan dalam jurnal Nature Neuroscience) para ilmuwan menemukan bahwa tidur pada malam hari tidak cukup untuk manusia, tetapi harus tidur siang hari untuk waktu singkat (satu setengah jam, misalnya). Para ilmuwan telah menemukan bahwa otak sebetulnya merasa lelah di siang hari akibat akumulasi informasi yang sampai kepadanya sehingga kinerjanya menjadi kurang efisien dan dengan demikian memerlukan rehat sejenak. Rehat ini bagi otak merupakan penyusunan kembali informasi dan pengorganisasian gelombang-gelombang sel dan memantapkan informasi yang diperoleh di siang hari. (lebih…)

Kisah Semut dan Nabi Sulaiman

Sulaiman bin Daud adalah satu-satunya Nabi yang memperoleh keistimewaan dari Allah SWT sehingga bisa memahami bahasa binatang. Dia bisa bicara dengan burung Hud Hud dan juga boleh memahami bahasa semut. Dalam Al-Quran surah An Naml, ayat 18-26 adalah contoh dari sebahagian ayat yang menceritakan akan keistimewaan Nabi yang sangat kaya raya ini. Firman Allah, Dan Sulaiman telah mewarisi Daud dan dia berkata, hai manusia, kami telah diberi pengertian tentang suara burung dan kami diberi segala sesuatu. Sesungguhnya (semua) ini benar-benar suatu karunia yang nyata. Dan dihimpunkan untuk Sulaiman tentaranya dari jin, manusia dan burung, lalu mereka itu diatur dengan tertib (dalam barisan) sehingga apabila mereka sampai di lembah semut berkatalah seekor semut, hai semut-semut, masuklah ke dalam sarang-sarangmu agar kamu tidak diinjak oleh Sulaiman dan tentaranya, sedangkan mereka tidak menyadari. Maka Nabi Sulaiman tersenyum dengan tertawa kerana mendengar perkataan semut itu. Katanya, Ya Rabbi, limpahkan kepadaku karunia untuk mensyukuri nikmat-Mu yang telah Engkau anugerahkan kepadaku dan kepada kedua orang tuaku; karuniakan padaku hingga boleh mengerjakan amal soleh yang Engkau ridhai; dan masukkan aku dengan rahmat-Mu ke dalam golongan hamba-hambaMu yang soleh. (An-Naml: 16-19)   (lebih…)

Awan Tag

%d blogger menyukai ini: