Kumpulan Artikel Pengetahuan Islam


Astronaut_spacemanBarangsiapa yang Allah menghendaki akan memberikan kepadanya petunjuk, niscaya Dia melapangkan dadanya untuk (memeluk agama) Islam. Dan barangsiapa yang dikehendaki Allah kesesatannya, niscaya Allah menjadikan dadanya sesak lagi sempit, seolah-olah ia sedang mendaki langit. Begitulah Allah menimpakan siksa kepada orang-orang yang tidak beriman. (Al An’am:125)

Fakta Ilmu Pengetahuan :

Pembentukan atmosfer di langit sebelumnya belum pernah dikenal oleh para ilmuwan maupun manusia sekarang sebelum Pascal berhasil membuktikannya pada tahun 1684. Dimana dia membuktikan bahwa tekanan udara menurun dan berkurang ketika seseorang berada pada tempat sangat tinggi di atas permukaan laut.

kemudian hal ini diketahui oleh para peneliti bahwa udara yang terdapat dalam lapisan udara lebih padat dibandingkan luar angkasa. Sekitar 50% dari massa udara berkonsentrasi pada ketinggian 20.000 kaki di atas permukaan laut. Dan 90 % dari massa udara berada di antara permukaan bumi dan 50.000 kaki di atas permukaan laut.

Oleh karena itu, kepadatan udara menurun secara vertikal ketika udara mencapai pada tekanan yang minimum  di dalam lapisan udara sebelum pada akhirnya menghilang secara total ketika berada di luar angkasa.

Ketika manusia melakukan perjalanan udara ke tempat tinggi sekitar lebih dari 10.000 di atas permukaan laut, biasanya tidak akan terlalu menyebabkan masalah yang serius pada seseorang, hal ini dikarenakan sistem pernafasan masih dapat bertahan dan berfungsi ketika berada pada ketinggian antara 10.000 sampai 25.000 kaki di atas permukaan laut. Namun berbeda halnya ketika seseorang melakukan perjalanan udara ke luar angkasa, dimana tekanan udara dan oksigen menurun sehingga menyebabkan dada menyempit dan sesak nafas (dyspnea). Kemudian menyebabkan proses pernafasan semakin sulit karena kurangnya pasokan oksigen dan pada akhirnya sistem pernafasan mengalami kegagalan dan menyebabkan kematian.

Aspek Pandangan Ilmu Pengetahuan :

Hal ini diketahui bahwa adanya perbedaan kondisi pada lapisan udara di atmosfer belum dikenal manusia pada saat Al-Quran diturunkan dan baru dapat dibuktikan di era modern ketika manusia bisa mencapai luar angkasa.  Sehingga pandangan tentang tekanan udara yang rendah dan penurunan oksigen yang dibutuhkan untuk kelangsungan hidup manusia di lapisan udara yang sangat tinggi juga tidak diketahui. Dan menyebabkan orang-orang pada saat itu tidak mengetahui fakta yang sebenarnya, dan mereka berpendapat sebaliknya jika manusia melakukan perjalanan ke tempat yang lebih tinggi maka mereka akan merasakan ketenangan, ketentraman dan menikmati hembusan angin.

Dan ayat ini menunjukkan adanya dua fakta yang ditemukan akhir-akhir ini oleh ilmu pengetahuan modern : pertama bahwa dysnpnea terjadi ketika seseorang melakukan perjalan udara ke tempat yang tinggi di lapisan atmosfer yang memiliki oksigen yang rendah dan tekanan udara yang menurun. Kedua, adanya pernyataan pemicu kematian seseorang dikarenakan tersedak ketika melakukan perjalanan 30.000 kaki di atas permukaan laut. Hal ini diakibatkan adanya penurunan tekanan udara secara drastis dan penurunan kadar oksigen yang ekstrim.

Hal yang lebih penting untuk diperhatikan adanya kata (mendaki) didalam pernyataan ayat alquran yang mengindikasikan adanya kesulitan, rasa sakit dan pederitaan yang melekat di dada. Dan hal ini juga meyakinkan bahwa kalam-kalam ini datangnya dari Allah Yang Maha Mengetahui.

Sumber :

Quran And Science

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Awan Tag

%d blogger menyukai ini: