Kumpulan Artikel Pengetahuan Islam

Archive for the ‘Kedokteran’ Category

Lalat Kecil yang Diremehkan

Apa yang terkandung dalam lalat sehingga Allah berfirman dalam surat Al-Hajj : 73 “Hai manusia, telah dibuat perumpamaan, maka dengarkanlah olehmu perumpamaan itu. Sesungguhnya segala yang kamu seru selain Allah lalat-1sekali-kali tidak dapat menciptakan seekor lalatpun, walaupun mereka bersatu menciptakannya. Dan jika lalat itu merampas sesuatu dari mereka, tiadalah mereka dapat merebutnya kembali dari lalat itu. Amat lemahlah yang menyembah dan amat lemah (pulalah) yang disembah”

Ayat ini merupakan kemujizatan tersendiri pada waktu itu ketika Allah menantang mereka (orang orang kafir) bahwa sesembahan selain Allah tidak akan mampu menciptakan seekor lalat pun, sebab penciptaan menjadi milik prerogative Sang Pencipta yang tidak ada tandingannya.

Adapun tantangan lain, dan mukjizat besar yang terkandung dalam ayat ini dan merupakan langkah maju mendahului sains modern sebagai berikut : (lebih…)

Iklan

Hubungan Pengobatan Kay dan Kitan Laser

Sahabat yang Pernah Diterapi

Saad bin Muadz terpanah dalam suatu peperangan pada pundaknya, Nabi melakukan kayy terhadapnya. kitanKemudian lukanya membengkak, sehingga beliau mengulangi kayy tersebut. Dalam riwayat lain disebutkan bahwa Rasulullah melakukan kayy terhadap Saad bin Muadz dibagian pundaknya di daerah Misyqash. Lalu Saad ganti melakukan kayy terhadap beliau, atau mungkin dilakukan oleh salah satu sahabat beliau yang lainnya. Dalam lafal lain disebutkan : Ada seorang laki-laki Anshar yang terpanah di pundaknya di Misyqash. Lalu Nabi menyuruhnya untuk diterapi dengan kayy (hadits-hadits ini serupa dengan yang dikeluarkan oleh Muslim, Abu Dawud dan Ibnu Majah dari Jabir)

Abu Ubaidah menceritakan: seorang lelaki pernah dibawa ke hadapan Nabi shalallahu ‘alaihi wa sallam yang direkomendaikan untuk dilakukan terapi kayy. Beliau berkata, “Terapi dia dengan kayy atau batu panas” (dikeluarkan oleh Al-Hakim dari Ibnu Mas’ud). Abu Ubaidah menjelaskan, “Terapi dengan batu panas disebut raahf, yaitu batu yang dipanaskan kemudian digunakan untuk mengompres bagian tubuh yang sakit” (lebih…)

Rumah Sakit Di Zaman Kejayaan Islam

Kemajuan bidang medis memicu perkembangan lebih jauh. Tak melulu karya dan pemikiran yang berserak. Namun, pada akhirnya muncul sebuah institusi berupa rumah sakit. Keberadaan rumah sakit selain berfungsi sebagai pusat pelayanan kesehatan juga menjadi sentra pengembangan ilmu medis.Rumah sakit yang representatif paling awal dibangun di Baghdad, Irak pada masa pemerintahan Dinasti Abbasiyah. Tepatnya, ketika Harun al-Rasyid (786-809) menjadi khalifah. Rumah sakit dikenal dengan sebutan bimaristan atau maristan. Bangunan rumah sakit di Baghdad besar dan megah.

Rancang bangunnya menjadi acuan bagi rumah sakit lainnya yang baru didirikan di wilayah Islam. Gambaran mengenai rumah sakit di Baghdad disampaikan oleh sejarawan Muslim terkemuka al-Jubair. Ia mengunjungi Baghdad pada 1184 Masehi. Menurutnya, perlengkapan rumah sakit sangat memadai. (lebih…)

Bekam Pengobatan Rasulullah

Sesungguhnya sebaik-baiknya pengobatan yang kalian lakukan adalah Al-hijamah..” (HR. Ahmad, Shahih).

   Istilah Al-Himajah berasal dari Bahasa Arab yang berarti “pelepasan darah kotor” dan bukan Al Fashd (pembuang darah). Dalam Bahasa Inggris disebut dengan Cupping dan dalam Bahasa Indonesia disebut dengan Bekam, Kop, atau Cantuk. Terapi al-himajah merupakan salah satu terapi yang pernah dilakukan oleh Rasulullah SAW. Dalam beberapa hadist, Rasulullah SAW mengisyaratkan terdapat 72 macam penyakit yang dapat disembuhkan dengan berbekam, antara lain masuk angin, darah tinggi, kolesterol tinggi, stroke, jantung, asam urat, rematik, migrein, vertigo, sakit gigi, mata, asma, biduran, radang ginjal, dll. Hal ini ditegaskan dalam hadits Rasulullah SAW yang berbunyi,

“Kamu sekalian hendaklah berbekam pada tengah Qomahduwwah (punuk/tengkuk pada punggung badan), maka akan dapat menyembuhkan 72 penyakit” (Shohih Ibnu Majjah No.3478). (lebih…)

Sunnah Rasulullah dan Manfaat Tidur Miring ke Kanan

Posisi tidur juga berpengaruh terhadap kesehatan. Tidur berbaring dengan posisi telentang kurang sehat, sebab menekan atau menyesakkan tulang punggung, bahkan kadangkala bisa menyebabkan kita ingin ke toilet/WC. Tidur tengkurap atau menelungkup tidak baik untuk pernapasan.

Tidur dengan bertumpu pada sisi kiri badan (menghadap ke kiri) dapat menghimpit posisi jantung sehingga sirkulasi darah terganggu dan pasokan darah ke otak berkurang. Dengan berkurangnya pasokan darah ke otak, tidur pada posisi kiri dapat pula mengakibatkan kita sering mengalami mimpi-mimpi tidak baik (nightmares), serta berjalan dalam keadaan tidur (somnabulisme). (lebih…)

Tak Hancur, Tulang Ekor Merekam Semua Perbuatan Baik-buruk, Bukti Kebesaran Allah

“Tiada bagian dari tubuh manusia kecuali akan hancur (dimakan tanah) kecuali satu tulang, yaitu tulang ekor, darinya manusia dirakit kembali pada hari kiamat,” (HR. Al Bukhari, Nomor : 4935).”

Belasan abad lamanya, hadits tersebut menjadi hal yang gaib yang tidak mungkin bisa dijelaskan dengan logika. Seiring berjalannya waktu beberapa penelitian ilmiah mampu menjelaskan kebenaran hadits tersebut dikemudian hari.

“Dan dia membuat perumpamaan bagi Kami; dan dia lupa kepada kejadiannya; ia berkata: “Siapakah yang dapat menghidupkan tulang belulang, yang telah hancur luluh?” Katakanlah: “Ia akan dihidupkan oleh Tuhan yang menciptakannya kali yang pertama. Dan Dia Maha Mengetahui tentang segala makhluk,” (QS. Yasin : 78-79).

Adalah Han Spemann, Ilmuwan Jerman yang berhasil mendapatkan hadiah nobel bidang kedokteran pada tahun 1935. Dalam penelitiannya ia dapat membuktikan bahwa asal mula kehidupan adalah tulang ekor. Darinyalah makhluk hidup bermula. Dalam penelitiannya ia memotong tulang ekor dari sejumlah hewan melata, lalu mengimplantasikan ke dalam embrio Organizer atau pengorganisir pertama. (lebih…)

Manfaat Senyum Untuk Kesehatan

Hadits-hadits Nabi SAW mengenai tersenyum:

Nabi Muhammad saw telah bersabda, “Senyummu di depan saudaramu adalah sedekah.” Hadits Riwayat At Tirmidzi dalam sahihnya.

Rasulullah Shallahu ‘alaihi wa Sallam merupakan seorang suami yang penuh canda dan senyum dalam kehidupan rumah tangganya.
Aisyah Radliyallahu’anha mengungkapkan, ”Adalah Rasulullah Shallahu ‘alaihi wa Sallam ketika bersama istri-istrinya merupakan seorang suami yang paling luwes dan semulia-mulia manusia yang dipenuhi dengan gelak tawa dan senyum simpul.” (Hadits Riwayat Ibnu Asakir)

Aisyah Radliyallahu’anha bercerita, yang artinya, “Tidak pernah saya melihat Raulullah Shallahu ‘alaihi wa Sallam tertawa terbahak-bahak sehingga kelihatan batas kerongkongannya. Akan tetapi tertawa beliau adalah dengan tersenyum.” (HaditsRiwayat Al-Bukhari) (lebih…)

Awan Tag

%d blogger menyukai ini: